Psikologi Cinta Paling Mindblowing Abad Ini

Framework cinta yang gak ada di mana pun dan belum pernah dibahas secara komplit di Indonesia
-
Kamu sudah ngikutin banyak dating advice, tapi hasilnya gitu-gitu aja? Sudah ganti strategi, sudah belajar ini-itu, tapi status nggak naik, pola nggak berubah, hati malah makin capek? Kalau iya, besar kemungkinan masalahmu ada di PSIKOLOGI CINTA, atau lebih tepatnya: PSIKOLOGI KEHIDUPAN.

Framework ini bikin kamu benar-benar memahami psikologi cintamu secara mendalam; kenapa kamu bisa end up di kondisi tertentu, inti masalahmu ada di mana, dan apa saja langkah yang perlu kamu lakukan supaya terjadi lompatan perubahan yang bikin percintaanmu naik kelas, sehingga akhirnya kamu mendapatkan apapun yang sudah kamu targetkan/impikan selama ini.

Simak pembelajarannya dengan menonton video-video berikut ini secara lengkap, berurutan, dan tanpa skip.

VIDEO PEMBELAJARAN PSIKOLOGI CINTA

Aturan mengikuti kelas ini supaya lebih efektif:

  • siapkan notebook khusus
  • wajib mencatat (dilarang cuma nonton)
  • tonton video secara berurutan + no skip
  • tulis insight di notebook setelah 1 video selesai
  • baru lanjut ke video berikutnya
Kenapa? Karena setiap video saling terhubung satu sama lain. Kalau lompat, pemahamannya pincang.

Kalau mau sekalian komit, boleh foto catatanmu dan upload ke Instastory, mention @ayuassyamsi.

Tahap 1 - PRA DATING

Kenapa 80% Masalah Cinta Terjadi Sebelum Kamu Bertemu Siapa Pun
Di video ini kamu akan memahami:
  1. kenapa dating sering gagal bahkan sebelum dimulai
  2. bagaimana mekanisme jatuh cinta bekerja di 5 dunia pikiran
  3. kenapa luka batin diam-diam menentukan pilihan pasangan
PS. Semua yang kamu simak di sini merupakan pondasi.

Tanpa memahami tahap ini, semua strategi dating se-tokcer apapun hanya akan mental.
Setelah menonton: DILARANG lanjut sebelum kamu benar-benar jujur menganalisis kondisi dirimu di tahap PRA.

Tahap 2 - PREP DATING

Effortless Dating Hanya Bisa Terjadi Jika Kamu Berada di Level Kehidupan Ini
Di sini kamu akan melihat:
  1. kenapa cinta itu sebenarnya adalah cerminan kondisi hidup seseorang di luar percintaan
  2. kenapa relationship sering dijadikan 'ajang nyari obat'
  3. bagaimana membangun hidup yang 'beneran hidup'
Di tahap ini, kamu mulai geser dari “butuh pasangan” ke “siap membagikan hidupku yang sudah penuh.”
Setelah menonton: cek, apakah hidupku sudah 'beneran hidup' alias ALIVE, atau ternyata aku masih dalam mode survival, melindungi diri, atau mencari obat?

Tahap 3 - PROSES DATING

Tahap Kritis yang Sering Bikin Orang Gak Waras: Dari ‘Nyari Bestie’ Sampai ‘Ketemu Teman Hidup'
Kamu akan belajar:
  1. tiga tingkatan proses dating yang gak banyak orang tahu
  2. kenapa banyak orang gagal di tahap ini
  3. cara menjaga kewarasan selama proses berjalan
PS. Kunci di tahap ini adalah tepat dan efektif
Setelah menonton: evaluasi, di tahap mana aku sering gagal?

Tahap 4 - POST DATING

Inilah yang Menentukan Kamu Naik Kelas atau Mengulang Luka
Di video ini kamu akan paham:
  1. bagaimana menyikapi hasil positif
  2. bagaimana memproses hasil negatif
  3. kapan lanjut, kapan berhenti, kapan evaluasi diri
Di sinilah banyak orang kembali ke pola lama… atau benar-benar naik level.
Setelah menonton: refleksi tanpa menyalahkan diri, hasil apa yang sering kudapatkan dan apa penyebabnya?
Jika setelah menonton rangkaian video ini kamu merasa seperti menemukan potongan puzzle yang selama ini hilang, itu tanda bahwa kamu sudah siap melihat dirimu secara lebih utuh. Selamat yah!

Framework ini tidak dibuat untuk membuatmu cepat punya pasangan. Framework ini dibuat supaya kamu berhenti mengulang pola, menjadi lebih waras, lebih jernih, dan lebih mindful dalam memilih serta menjalani relationship. Dari kondisi itu, hasil akan mengikuti secara alami.

Langkah selanjutnya yang bisa kamu ambil adalah memfasilitasi perubahan nyata, sesuai kebutuhan dan kapasitasmu hari ini. Kamu bisa mengeksplorasi produk dan servis yang sudah aku siapkan, mulai dari materi pendalaman, pendampingan, hingga coaching, sebagai lompatan perubahanmu berikutnya.

Sekilas tentang saya

-
Saya Ayu Assyamsi, seorang life coach yang berfokus pada psikologi kehidupan dan psikologi cinta.

Perjalanan profesional saya tidak dimulai dari keinginan mengajar, melainkan dari fase hidup yang penuh kebingungan, kelelahan emosional, frustrasi, dan rasa putus asa. Pada masa itu, percintaan hanyalah satu dari banyak area kehidupan yang menunjukkan satu masalah utama: dunia pikiran dan kehidupan saya belum tertata.

Seperti banyak orang, saya pernah mengumpulkan berbagai dating advice, mempelajari teori relationship, dan mencoba banyak pendekatan. Sebagian membantu, sebagian justru menambah kebingungan. Dari sanalah muncul kesadaran besar yang mengubah arah hidup saya: akar masalah cinta hampir selalu terletak pada dunia pikiran dan kehidupan yang belum dikelola dengan utuh.
Kesadaran itu membawa saya mendalami psikologi cinta dan psikologi kehidupan secara menyeluruh, melalui pembelajaran, praktik coaching, terapi, dan riset lapangan. Saya menemukan satu pola yang konsisten: individu yang hidupnya dipenuhi konflik batin, luka emosional, emosi negatif menumpuk, dan arah hidup yang kabur hampir selalu membawa kondisi tersebut ke dalam relationship.

Atas dasar itu, saya memilih pendekatan yang utuh. Bagi saya, membahas cinta tanpa membahas kehidupan menghasilkan solusi yang tidak tuntas. Fokus saya adalah mendampingi individu agar lebih waras, utuh, dan mindful dalam memilih pasangan serta menjalani hubungan.

Pendekatan ini berakar dari pembekalan saya di Alive Mastery Coach Institute (AMCI) yang saya kembangkan bersama Coach Andrew Peterson, lalu dimatangkan melalui temuan lapangan selama praktik coaching. Memasuki tahun keenam sebagai life coach, dengan dua tahun terakhir berfokus pada percintaan, saya telah mendampingi lebih dari 50 klien dari dalam dan luar negeri dengan latar belakang dan luka yang beragam.

Saya tidak menjanjikan keajaiban instan. Saya tidak menjanjikan pasangan dalam waktu singkat.

Yang saya fasilitasi adalah kejernihan berpikir, kewarasan emosional, kesadaran diri, dan pondasi kehidupan yang lebih sehat. Dari pondasi itu, perubahan akan mengikuti secara alami.

Saya paling efektif mendampingi individu yang telah lelah mengulang pola yang sama, siap melihat dirinya secara utuh, dan menginginkan relationship yang berlandaskan kesadaran penuh.

Sekilas tentang saya

-
Saya Ayu Assyamsi, seorang life coach yang berfokus pada psikologi kehidupan dan psikologi cinta.

Perjalanan profesional saya tidak dimulai dari keinginan mengajar, melainkan dari fase hidup yang penuh kebingungan, kelelahan emosional, frustrasi, dan rasa putus asa. Pada masa itu, percintaan hanyalah satu dari banyak area kehidupan yang menunjukkan satu masalah utama: dunia pikiran dan kehidupan saya belum tertata.

Seperti banyak orang, saya pernah mengumpulkan berbagai dating advice, mempelajari teori relationship, dan mencoba banyak pendekatan. Sebagian membantu, sebagian justru menambah kebingungan. Dari sanalah muncul kesadaran besar yang mengubah arah hidup saya: akar masalah cinta hampir selalu terletak pada dunia pikiran dan kehidupan yang belum dikelola dengan utuh.
Kesadaran itu membawa saya mendalami psikologi cinta dan psikologi kehidupan secara menyeluruh, melalui pembelajaran, praktik coaching, terapi, dan riset lapangan. Saya menemukan satu pola yang konsisten: individu yang hidupnya dipenuhi konflik batin, luka emosional, emosi negatif menumpuk, dan arah hidup yang kabur hampir selalu membawa kondisi tersebut ke dalam relationship.

Atas dasar itu, saya memilih pendekatan yang utuh. Bagi saya, membahas cinta tanpa membahas kehidupan menghasilkan solusi yang tidak tuntas. Fokus saya adalah mendampingi individu agar lebih waras, utuh, dan mindful dalam memilih pasangan serta menjalani hubungan.

Pendekatan ini berakar dari pembekalan saya di Alive Mastery Coach Institute (AMCI) yang saya kembangkan bersama Coach Andrew Peterson, lalu dimatangkan melalui temuan lapangan selama praktik coaching. Memasuki tahun keenam sebagai life coach, dengan dua tahun terakhir berfokus pada percintaan, saya telah mendampingi lebih dari 50 klien dari dalam dan luar negeri dengan latar belakang dan luka yang beragam.

Saya tidak menjanjikan keajaiban instan. Saya tidak menjanjikan pasangan dalam waktu singkat.

Yang saya fasilitasi adalah kejernihan berpikir, kewarasan emosional, kesadaran diri, dan pondasi kehidupan yang lebih sehat. Dari pondasi itu, perubahan akan mengikuti secara alami.

Saya paling efektif mendampingi individu yang telah lelah mengulang pola yang sama, siap melihat dirinya secara utuh, dan menginginkan relationship yang berlandaskan kesadaran penuh.
-
@2026 PT. Ayu Assyamsi Coaching Inc.